FACTOR AFFECTS HOSPITAL SURVEILLANCE HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTIONS (HAIS) FILLING FORM COMPLIANCE BY INFECTION PREVENTION CONTROL LINK NURSE (IPCLN) AT INPATIENT WARD IN SANTO YUSUP HOSPITAL

Richa Noprianty

Abstract


The discrepancy accumulation data report from SIRS by surveillance accumulation forms were 32%. It was affected by uncomplete surveillance filling form not accordance with expectation. The purpose of this research was to discover the description of hospital surveillance Healthcare Associated Infections (HAIs) filling form compliance by Infection Prevention Control Link Nurse (IPCLN) at inpatient ward in Santo Yusup Hospital Bandung City. This research was qualitative description. Total population by purposive sampling methode and snowball sampling till obtained 9 participants, and triangulation to an Infection Prevention Control Nurse (IPCN), head of sub unit quality control , and 3 head of inpatient wards. The main instrument research was researcher takes depth-interview with using voice recorder, handycam, camera and stationary while semi structured interview, and participant observed by checklist. The result was IPCLN in IRS surveillance filling form not yet compliance. It was caused by lack knowledge, infrastructure, motivation, and human resources. IPCLN’s knowledge was lack because the last Basic PPI training was 2 years ago. Incomplete Infrastructure were not yet local website access, only has one computer, the surveillance form small column. Human resources were lack because IPCLN’s have double job as nurse and team leader. IPCLN’s motivations were do responsibility whole-hearted and support from head department, other nurses, and IPCN. Researcher’s suggestions were sustainable training programme for IPCLN and ward nurses, complement infrastructur, upgrade the motivation by management, and upgrade quality and quantity of human resources.


Keywords


Compliance, Healthcare Associated Infections, IPCLN, Surveillance Form

Full Text:

PDF

References


Aditi, Sella Gita; Hana Rizmadewi Agustina dan Afif Amir Amarullah. (2012). Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Akper Terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial Plebitis. Jurnal Universitas Padjajaran. Vol 1.No 1.

Afiyanti, Yati dan Rachmawati Imami. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Riset Keperawatan. Jakarta : PT Raja Grafindo.

Arikunto, dan Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT.Rineka Cipta.

Centers for Disease Control and Prevention. Preventing HAIs. Available Source: http://www.cdc.gov/, Retrieved 19 November 2016.

Cherry Kendra. (2016). Psychology of Compliance. American Psychologycal Association (APA). Available Source: http://www.apa.org/index.aspx, Retrieved 21 Oktober 2016.

Creswell, John W. (2013). Research Design : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Edisi ketiga. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Hasibuan, Malayu. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan Ketujuh Belas. Jakarta: Bumi Aksara.

Kartika, Yuni S.; Tita Hariyanti dan Lucia Pujiastuti. (2015). Faktor Sumber Daya Manusia dan Komitmen Manajemen yang Mempengaruhi Surveillance Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit Paru Batu. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol. 28, Suplemen No. 2.

Kepmenkes Nomor:129/Menkes/SK/II/ 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal RS Nomor:382/Menkes/SK/III/2007 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya

Kurniadi Fajar. (2012). Pengaruh Kompensasi dan Motivasi terhadap Kinerja di Apotik Berkah. Jurnal Universitas Widyatama.

Komite PPI. (2015). Pedoman Pengorganisasian dan Pelayanan Komite PPI. Rumah Sakit Santo Yusup. Bandung

. (2016). Program PPI. Rumah Sakit Santo Yusup. Bandung

Lelonowati Dewi; Mulyatim Koeswo dan Kasil Rochmad. (2015). Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Kinerja Surveilans Inos RSUD Dr Ishak Tulungagung. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol 28,No 2.

Nasution Chairul Radjab dkk. (2008). Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (PERDALIN).

. (2011). Panduan Teknis Surveilan Infeksi Rumah Sakit. Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (PERDALIN).

. (2011). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya. Edisi Ketiga. Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (PERDALIN).

. (2011). Pedoman Surveilans Infeksi Rumah Sakit. Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (PERDALIN).

Niven, Neil. (2008). Psikologi Kesehatan :Pengantar untuk Perawat dan Profesional Kesehatan lain. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, dan Soekidjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rhineka Cipta.

. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rhineka Cipta.

Pandjaitan Costy. (2016). Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya. Disampaikan pada Pelatihan PPI.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56. (2014). Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24. (2007). Tentang Standar Sarana Prasarana untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA).

Peraturan Menteri Kesehatan No 24. (2016) Tentang Persyaratan Tekhnis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit

Rivai, Veithzal dan Ella Jauvani Sagala. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Edisi 3. Jakarta: Rajawali Pers.

Robbins, Stephen P. dan Timothy A. Judge. (2015). Perilaku Organisasi. Jakarta : Salemba Empat.

Siagian Sondang. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumiaksara.

Sugiyono. 2015. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.Cetakan ke-22. Bandung: Alfabeta.

Sutoto, dkk. (2011). Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Standar Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta. Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan,Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

. (2012). Instrumen Standar Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012. Edisi 1. Jakarta : KARS.

Taher Akmal, dkk. (2014). Pedoman Teknis Penilaian Kinerja Individu Direktur Utama Rumah Sakit dan Balai Kerja. Jakarta. Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan,Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Wibowo. (2012). Manajemen Kinerja .Edisi Ke 3. Jakarta : Rajagrafindo Persada.

Zuhrotul, Aisyah dan Prijono Satyabakti. (2013). Surveilans Infeksi Daerah Operasi (IDO) di Rumah Sakit X Surabaya. Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Jurnal Berkala Epidemiologi. Vol. 1, No. 2.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Secretary Office :

STIKep PPNI Jawa Barat (Intitute of Nursing Science PPNI West Java)

Ahmad street 4th No. 32 Cicendo, Bandung 40173

West Java - Indonesia

Phone.: +62 22 6121914

Email: info@icdmic.org

Website: icdmic2017.org